Go Open Source di Desa Melung

Rintik hujan yang turun Kamis malam 10 November 2011 tidak mengalahkan semangat Tim go Open source Politeknik Pratama Purwokerto untuk memberikan pelatihan instalasi Sistem Operasi Linux dan pengenalan dasar Aplikasi di Linux yang di adakan di Balai Desa Melung, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Banyumas. Selain para tim go Open source Politeknik Pratama acara ini juga diisi oleh Prianton Subardio dari pengembang Blankon dan Gethux Linux serta jalu dari KOMPLEET(organitation non government) sebagai trainer para peserta. sedangkan dari peserta dihadiri oleh para perngkat desa termasuk Kepala Desa Melung A. Budi Satrio. Pelatihan dan Pengenalan Open Source ini bertujuan untuk memberikan kemampuan bagi para peserta dalam instalasi Linux dan penggunaan program – program atau aplikasi yang ada di Linux. Pada acara ini Distro Linux yang digunakan merupakan varian distro lokal buatan putra – putra bangsa, yaitu Blankon Linux.

Antusiasme dari acara tersebut sangat tinggi ditunjukkan oleh para peserta, hal itu bisa dilihat dari keaktifan dan lontaran pertanyaan – pertanyaan yang ditujukan kepada tim go Open source. Menurut Kepala Desa Melung A. Budi Satrio sistem operasi Linux sangat mudah untuk dipelajari dalam penggunaannya.

“Penggunaan sistem operasi yang sedang diajarkan sangat mudah dipelajari serta sangat familiar dengan sistem operasi yang sebelumnya digunakan”, jelasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Khoerudin, Kasie Kesra desa Melung yang mengatakan bahwa acara ini merupakan suatu kemajuan dari desa Melung dan sistem operasi yang digunakan lebih cepat, dinamis dan memudahkan dalam proses penggunaannya. Khoerudin juga berharap bahwa Sistem Operasi Linux yang diajarkan dapat diterapkan di Desa Melung untuk membantu menyelesaikan pekerjaan yang ada.

Sedangkan dari Prianton Subardio sebagai pengembang Blankon Linux mengemukakan bahwa hambatan yang dihadapi di desa melung yaitu menyesuaikan komponen hardware komputer di desa melung yang sebagian besar ‘jadul’ dengan Linux.

Acara seperti ini memang sangat luar biasa, di tengah terpakunya masyarakat dalam menggunakan sistem operasi non-Open source. Tim go Open source Politeknik Pratama memberikan transfer knowledge dengan dasar menuju migrasi ke Open Source. Hambatan yang ditemukan di desa melung di harapkan dapat dipecahkan oleh tim go Open source, agar misi yang diusung bersama dapat berjalan dengan baik. (user-hadi)

20111115-140033.jpg

Posted on November 12, 2011, in Beranda, Berita. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. saya setuju dan mendukung acara seperti ini………………………….

  2. tonggak baru gerakan open source di wilayah perdesaan, kemandirian teknologi di Indonesia. Salut untuk Tim Open Source Politeknik Pratama dan BlankOn Banyumas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: